dhayhenitudian – Keluarga Alumni Rohis SMAN 58 Jakarta


“sejauh apapun melangkah, pada akhirnya akan kembali di tanah kelahiran..”


 

baru aja sign-up di karisma58.webs.com
semoga makin erat kekeluargaan yang terjalin,
wahai saudara-saudari para ADS 58..
setahap demi setahap,
mari kita susun bersama..
SEKOLAH MADANI
pesantren kita, sekolah percontohan kita
di SMAN 58 JAKARTA

Iklan

AADC part 3


Satu nafas terhembus adalah kata
Angan, debur, dan emosi tercampur
Dalam jubah terpautan
Tangan kita terikat… bibir kita menyatu
Maka setiap apa yang terucap
Adalah sabda pandita ratu
Di luar itu pasir
Di luar itu debu
Hanya pasir meniup saja lalu hilang
Terbang tak ada
Tapi kita tetap menari
Tarian cuma kita yang tahu
Jiwa ini adalah tandu
Duduk saja…maka akan kita bawa semua
Karena kita adalah satu

AADC part 2


perempuan datang atas nama cinta
bunda pergi karena cinta
atas dirinya digenangi air racun jingga
adalah…
wajahmu seperti bulan lelap tidur di hatimu
yang berdinding kelam dan kedinginan
ada apa dengannya?
meninggalkan hati untuk dicaci
percaya…
sampai darah ke lututpun aku tak percaya
lalu…
rumput tersabit
sekali ini aku lihat karya Surga
dari mata seorang hawa
percaya…
tak tahu…
ada apa dengan cinta?
dan aku akan kembali dalam satu purnama
untuk mempertanyakan kembali cintanya
bukan untuknya, bukan untuk siapa
tapi untukku
karena aku ingin kamu!
itu saja.


—————————–
saat ini aku hanya ingin kamu,
yaa.. kamu, gadis romantisa!
satu purnama-pun tak bisa ku temui
dimana dirimu berada..?
walaupun tanpa bintang..
aku yakin kamu masih bisa bersinar,
menjadi rembulan yang tegar!

jika engkau sehat dan bahagia maka.. akupun sama!

AADC part 1



kulari ke hutan kemudian teriakku
kulari ke pantai kemudian menyanyiku
sepi.. sepi,, sendiri, aku benci
aku ingin bingar, aku ingin di pasar
bosan aku dengan penat
dan enyah saja kau pekat
seperti berjelaga jika kusendiri
pecahkan saja gelasnya biar ramai!
biar mengaduh sampai gaduh
ada malaikat menyulam jaring laba-laba belang di tembok keraton putih
kenapa tak goyangkan saja loncengnya
biar terdera..
atau aku harus lari ke hutan, belok ke pantai?

————————————————————

ini puisi mulai dengar saat SMP, zaman-zamannya AADC lagi booming,,
dan tiba-tiba.. seorang sahabat sms ..
“ian, lagi sibuk nggak? tiba-tiba aku merasa sedih.. sepi.. minta tausyiah dong.. T.T”

dan jawabku adalah..
“pecahkan saja gelasnya.. biar ramai! biar mengaduh sampai gaduh..”

maap, terbawa suasana sob..

Ungkapan Muhammad Natsir


Pilihlah salah satu dari dua jalan,
Islam atau Atheis.”
adalah kutipan pidato Muhammad Natsir di Parlemen Indonesia di  masa kemerdekaan.


“Islam tidak terbatas pada aktivitas ritual muslim yang sempit, tapi pedoman hidup bagi individu, masyarakat dan negara.  Islam menentang kesewenang-wenangan manusia terhadap saudaranya. karena itu, kaum muslimin harus berjihad untuk mendapatkan kemerdekaan. Islam menyetujui prinsip-prinsip negara yang benar. Karena itu, kaum muslimin harus mengelola negara yang merdeka berdasarkan nilai-nilai Islam.  Tujuan ini tidak terwujud jika kaum muslimin tidak punya  keberanian berjihad untuk mendpatkan kemerdekaan, sesuai dengan nilai-nilai yang diserukan Islam. Mereka juga harus serius membentuk kader dari kalangan pemuda muslim yang terpelajar.”


begitulah Natsir,, mengungkapkannya!

 

Oh, nice :)


suatu hari dapat sms yang isinya begini :

“Aku mengenalmu lewat jiwa,

bukan lewat mata.
Aku menjadikanmu saudara lewat hati,
bukan sekedar basa-basi.

ku tak tahu seperti apa aku dalam pandangan mu,
selayak apa aku dalam ukhuwahmu.
Tapi yang aku tahu..
Meski dengan keterbatasanku
Berbalut kekuranganku..
ku menulis nama mu dihatiku,
sejak awal dan takkan pernah terhapus.
sebagai SAHABAT TERBAIK dihatiku.
kemarin, hari ini, ataupun nanti..
insyaAllah 🙂 “


nice! pengen juga ah forward ke sahabat-sahabat..


dan jawaban salah satu sahabat :

,, dan aku menulisnya lebih dahulu dari mu,
sejak awal kau sebut namamu ,,

oh, nice really!

Kepada Yang ber’akad’..


Pernikahan adalah akad untuk Taat kpd Allah,
menjalankan syari’atNya, dan meninggalkan
laranganNya, Pernikahan adalah akad untuk beribadah
kpd Allah dan akad untuk tidak bermaksiat kpdNya..
(ust. Cahyadi takariawan)

Barakallahu laka wa baraka alaika wa jama’a bainakuma fii khair
Kepada mba2/teteh2 dan mas2/kakak2 yang melangsungkan pernikahan

Sungguh bahagia, ketika saya liat inbox di MP,, ada tetangga-tetangga MP yang mengumumkan pernikahannya atau ada undangan yang langsung saya dapatkan, ah.. mitsaqan ghalidza.. memang hal yang menarik untuk diketahui dan dibahas, siapa dengan siapa,, bagaimana bertemunya,, hingga kehidupan setelahnya.. ini takdir Allah, jelas. Sudah ada penjelasannya dalam kitabullah..

“Dan diantara tanda tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan hidup dari jenismu sendiri supaya kamu merasa tentram kepadanya dan dijadikan-Nya kasih sayang diantara kamu. Sesungguhnya yang demikian itu menjadi tanda-tanda kebesaran-Nya bagi kaum yang berfikir”
(QS. Ar-Ruum :21)

Ayat tersebut sudah biasa kita baca atau lihat di undangan-undangan pernikahan bukan? Bahwa tiap manusia di takdirkan untuk berpasang-pasangan. Bukan untuk saling berbicara siapa yang paling hebat.. tapi untuk saling melengkapi satu dengan yang lainnya.. hingga menjadi KEKUATAN!

1 + 1 = sakinah mawadah warahmah
*kutip status update FB Eliza*

Setelah semua akad sudah terselesaikan, hanya ini yang diharapkan.. mempelai saling menasehati untuk mengarungi kehidupan setelah akad :

“Kita ini dipertemukan oleh Allah dan kita menemukan cinta dalam da’wah. Apa pantas sesudah da’wah mempertemukan kita lalu kita meninggalkan da’wah. Saya cinta kamu dan kamu cinta saya tapi kita pun cinta Allah”

JANGAN TINGGALKAN DA’WAH – JANGAN TINGGALKAN DA’WAH

Saya sisipkan do’a untuk yang berbahagia :
Semoga Allah menghimpun
Yang tersentak dari keduanya
Memberkahi mereka berdua
Dan kiranya Allah
Meningkatkan kualitas keturunan mereka
Menjadikannya pembuka pintu rahmat,
Sumber ilmu dan hikmah
Dan pemberi rasa aman bagi umat.
(Do’a Nabi Muhammad SAW pada pernikahan putrinya Fatimah Azzahrah dengan Ali bin Abi Thalib)

27 November 2010,
dhayhenitudian
@kampung baru

NB: buat mas mip2 dan teh anty (MP) – ka aji dan mba diah (MP), mba fitri mayang & mas dadang , juga mba citra dan mas mardiono.. semoga Allah melimpahkan berkah dan rahmat kepada kalian..

Tulisan ini lebih khusus untuk dhayhen –saya- sebagai pengingat, sebagai harapan dan do’a untuk masa selanjutnya.. hihi…