nuurrun ‘alaa nuur..


“Allah (pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya-Nya, seperti sebuah lubang yang tidak tembus yang didalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalamnya tabung kaca, (dan) tabung kaca itu bagaikan bintang yang berkilauan, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang diberkahi, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di timur dan tidak pula di barat, yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak di sentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah memberi petunjuk kepada cahayaNya bagi orang yang Dia kehendaki, dan Allah membuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu”

tilawah itu terhenti di surah An-Nuur ayat 35, ini tentang nuurun ‘alaa nuur, cahaya di atas cahaya. mata saya terpojoki pada penjelasannya tentang “lubang yang tidak tembus” (misykaat), yaitu suatu lubang di dinding rumah yang tidak tembus sampai ke sebelahnya, biasanya digunakan untuk tempat lampu, atau barang-barang lain.

lalu, tentang “yang tumbuh tidak di timur dan tidak pula di barat”, karena pohon zaitun itu tumbuh di atas bukit, ia mendapatkan sinar matahari baik pada waktu matahari terbit maupun ketika akan terbenam, sehingga pohonnya subur dan buahnya menghasilkan minyak yang baik –subhanallah–.

cahaya itu hanya orang-orang tertentu yang Allah kehendaki mendapatkannya, saya juga ingin mendapatkannya. Allah kehendaki nuurrun ‘alaa nuuri itu untuk saya. Oleh karena itu, jangan lepaskan saya dalam sekumpulan orang-orang yang terus bertasbih untukMu, dan dalam majelis-majelis dimana namaMu diagung-agungkan.. izinkan saya untuk terus  t e r h u b u n g   k e   l a n g i t.. mohon dengan sangat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s