tidak konsisten


Saya suka sekali mempengaruhi orang lain, dalam hal-hal tertentu (insyaAllah tentang sesuatu kebaikan dibidang apapun, entah teknologi, pendidikan, ataupun dalam ber-amar ma’ruf nahi munkar).
Tapi kadang kala, saya suka menyesal mempengaruhi mereka, jika hanya taklid (ikut-ikut) saja.. Tanpa ada unsur-unsur yang membuat saya merasa dia lebih baik dari saya..
Ah.. Dian, kamu selalu saja tidak konsisten, padahal saat mempengaruhi.. Dirimu seakan berapi-api..

“o, Allah.. Semoga kali ini tidak membuat aku *tidak konsisten lagi*. Semua yang terpengaruhi tidak taklid buta.. Tidak untuk persaingan.. Siapa lebih hebat dari siapa.. Tapi dia bisa tampil sebagai warna baru dalam berlomba-lomba untuk kebaikan”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s