agar Tegar!


Agar tegar dalam menghadapi ejekan,
sadarilah bahwa ejekan kepada Rasulullah jauh lebih hebat;
maka biarkan saja semua orang mengejek, tidak perlu diladeni.

Agar tegar dalam menghadapi fitnah,
tetaplah bekerja dan beramal maka umat akan tahu siapa yang benar dan siapa yang tukang fitnah.

Agar tegar dalam menghadapi teror fisik,
tawakallah kepada Allah dan berdoalah senantiasa,
di samping persiapan lain yang juga perlu dilakukan oleh struktur dakwah.

Agar tegar dalam menghadapi manisnya rayuan,
jagalah keikhlasan dan senantiasa memperbarui niat,
waspada dan tetap bersama jamaah.

Agar tegar dalam menghadapi tekanan keluarga,
ketegasan harus diutamakan.
Iman tidak bisa ditukar dengan keluarga, jika memang itu pilihannya.

Agar tegar dalam kondisi kekurangan/keterbatasan ekonomi,
bersabar adalah kuncinya.
Kekuatan ukhuwah sesama aktifis dakwah juga berperan penting untuk menjaga kita tetap tegar.

Agar tegar dalam kemapanan harus memiliki paradigma semakin banyak kekayaan,
semakin banyak kontribusi bagi dakwah.
Maka yang diteladani adalah Utsman bin Affan dan Abdurrahman bin Auf.

Agar tegar di puncak kekuasaan,
kelurusan orientasi perjuangan,
ketaatan pada manhaj dakwah Rasulullah dan keyakinan akan janji-janji-Nya.

Dan pada semua mihnah (ujian), kedekatan dengan Allah dan tawakkal kepada-Nya
merupakan kunci utama agar tegar di jalan dakwah!

————————————————-
Mari kita bertegar-tegar ria bersama.. πŸ˜€

Β» Dikutip dari buku TEGAR DI JALAN DAKWAH karya Cahyadi Takariawan

dianyaa^^ | shining like a star.. β˜†β˜†β˜†

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s