Bu Satimah


Punya guru favorit nggak? Hmm.. saya mau bercerita tentang guru favorit saya, hanya 1 tahun saya diajar beliau, namun sangat mengesankan, beliau adalah Ibu Satimah. Saya  mengenalnya kelas X saat di SMAN 58 Jakarta. Beliau mengajar pelajaran BK (Bimbingan Konseling), mau tau kenapa saya begitu kagum dengan beliau? Lanjut yuk bacanya..

Kelas X itu merupakan masa-masa perubahan. Yaa.. masa perubahan menuju kedewasaan sebagai remaja bagi saya, disamping itu.. kelas X merupakan masa perubahan penampilan saya, disini saya mulai menggunakan hijab. Di masa-masa seperti ini saya membutuhkan sosok-sosok yang membuat saya semakin yakin atau percaya diri dengan perubahan yang saya alami.

Tibalah pelajaran BK di semester awal kelas X, ada sosok bertubuh mungil masuk ke kelas dengan senyum sumringah, wah.. siapakah guru ini? Dengan keceriaan dalam dirinya, beliau memberikan sapaan pertama kepada kami yang masih lugu-lugu J .. hehe.  Menit tiap menit berjalan tanpa terasa, dan yah.. udah selesai aja pelajaran BK, beliau mengajar dengan asyik.. hingga tak ada rasa ngantuk sedikit pun.. sukalah pokoknya! Ternyata Bu Salimah bukan orang yang anteng-anteng, beliau tidak bisa diam, terus bergerak dan bergerak. Mondar-mandir dari satu sisi ke sisi lainnya, hingga tidak mungkin ada murid yang lepas dari pandangannya.

Lambat laun saya menyimpang banyak kekaguman pada beliau, mengajar yang penuh semangat , pendekatan kepada murid yang asyik banget dan sistem belajar yang kreatif, menjadi poin kenapa saya begitu kagum kepada beliau.

Sepertinya beliau ini emang bener-bener tidak bisa dikasih bangku, saat istirahat saya jarang liat beliau duduk manis dikantornya, tapi selalu saya temui beliau sedang mengobrol dengan anak-anak murid. Suatu hari di jam istirahat saya sedang mengobrol di kelas, tiba-tiba Bu Salimah datang ke kelas mengajak saya dan dua teman saya mengobrol, ada apa ini? Rada tegang juga sih.. hehe, tumben-tumben ada guru yang mau meluangkan waktu istirahatnya untuk mengobrol sama muridnya, pikir saya saat itu.

Bu Salimah, banyak bertanya ini dan itu, tentang ekskul yang saya ikuti, kegiatan diluar sekolah, keluarga dan yang paling saya ingat.. beliau bertanya tentang kepribadian saya, dan bertanyaan itu juga berlaku untuk dua teman saya yang lainnya. Ditanya gini, “Dian, menurut dian.. hal yang paling membuat dian tidak percaya diri / kekurangan dian/ yang bikin dian minder apa?”, toeng.. apa yaa? Saya sempat diam agak lama.. banyak banget kayaknya. Saat itu saya bercertita tentang perubahan penampilan saya dan juga kekhawatiran saya kehilangan sahabat-sahabat saya karena perubahan penampilan saya, lalu.. ada juga hal lain yang saya ceritakan.. tapi ini cukup saya, bu salimah, dan 2 teman saya yang tau.. hehe :D. Setelah semuanya bercerita tentang hal-hal yang membuat tidak percaya diri, dengan energi positif yang Bu Satimah punya, seakan-akan saya ditransfer banyak motivasi positif untuk lebih percaya diri, yaa.. seperti punya kekuatan baru : “i’m new”. Subhanallah banget deh, sama sekali tidak ada kata negatif dari bicaranya, beliau berusaha agar saya dan 2 teman saya lainnya terus percaya diri, dengan menampilkan kelebihan-kelebihan yang kami miliki agar seluruh kekurangan yang ada di dalam diri kami tidak menghalangi aktifitas kami dalam berinteraksi kepada manusia. Kegiatan sharing kepada murid ini tidak hanya dilakukan di kami saya dan 2 teman saya lainnya, tapi juga kepada teman-teman lainnya di kelas lain.

Saya tak malu-malu lagi untuk berinteraksi sebanyak-banyaknya kepada siapapun, sampai saya mempunyai target, saya harus bisa mengobrol santai kepada teman-teman satu kelas, minimal saya mengetahui satu rahasia mereka, haha 😀 .. bagaimana caranya? Terbuka! Itu kunci utama dalam proses interaksi kepada teman-teman. Membuka diri kita selebar-lebar untuk mereka ketahui siapa kita, kalau sudah ada saling percaya,, kita akan mudah diterima oleh teman-teman.

Oya, suatu hari Bu Satimah mengdakan survey di tiap kelas yang ia ajarkan. Kami diminta menjawab beberapa pertanyaan dari beliau, ini pertanyaannya :

  1. Siapakah teman sekelas kamu yang paling asyik diajak belajar bersama / bisa mebantu memahami pelajaran? (laki-laki dan perempuan)
  2. Siapakah teman sekelas kamu yang paling asyik diajak curhat / sharing? (laki-laki dan perempuan)
  3. Siapakah teman sekelas kamu yang saling bersahabat dekat (couple friendship)?
  4. Siapakah teman sekelas kamu yang paling menyebalkan atau tidak disukai?

Hwaa, saya sangat penasaran dengan hasil survey yang Bu Salimah adakan ini, akhirnya dipertemuan pelajaran BK selanjutnya beliau mengumumkan hasil surveynya. Yeah.. alhamdulillah, saya dapat 2 award di survey BK ini J ahayy, jadi senang 😀

2 award yang saya dapati itu : The Best Sharing (untuk murid perempuan) and The Best Couple Friendship (Saya dan Novalia)..

Namun sayangnya, beliau hanya bisa saya temui di tahun pertama saya di SMAN 58 Jakarta, karena ditahun kedua beliau sudah mutasi ke sekolah lain, sedihnyooo~ .. dan tak saya temui lagi guru BK yang seasyik beliu..

Ciputat, 13 September 2011
-detik detik jam istirahat dikantor habis-
Dian Fitriah
..shining like a star..

Iklan

6 pemikiran pada “Bu Satimah

  1. Aamiin.. Berharap ada Bu Salimah Bu Salimah lainnya yang akan memberikan warna keceriaan di SMAN 58 Jakarta.
    Suatu ketika, disalah satu pertemuan pelajaran BK, beliau sempat bilang di depan kelas : “Ibu, ngefans sama anak-anak Rohis 🙂 ” dan beliau tulis dipapan tulis nama akhwat rohis yang dia sangat kagumi, dan menceritakan akhwat rohis tersebut didepan kelas, mantabz!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s