pesan Bunda Elly


Bunda Elly? Siapa tuh? Siapa yaa.. Saya juga tidak tahu, tapi dengan dadakan ‘saya kagum dengan dirinya’.. Hehe, kenapa coba? Kagum saja *hah,, nggak konkrit neh dian*

Selesai sarapan di sabtu pagi ini, saya ke ruang TV, mencari-cari remote TV, berdo’a semoga langsung ketemu acara TV yang tidak memusingkan.

TV sudah menyala, langsung tersajikan saluran ANTV, ada seorang ibu setengah baya yang lugas berbicara tentang anak-anak. Banyak tanya di otak saya, “lagi bahas apa neh?”, “acara apa sih?”, “hmm, si ibu bicaranya bijak dan mudah dipahami, siapa beliau ya?”

Ya sudahlah, nggak usah meribetkan, dengerin aja dengan baik, saya suka pembahasan tentang “mengenal anak lebih dalam lagi”, walaupun belum memiliki anak dari rahim sendiri, tapi saya punya banyak anak-anak dari rahim orang lain yang dipercaya untuk saya didik masa-masa usia dininya, semoga do’a dari anak-anak lugu itu menjadi penghantar saya ke depan pintu Syurga, aamiin.. Tapi-tapi-tapi jangan sampe didepannya doang dong, masuk kedalam Syurga lebih menyenangkan, jadi diralat yaa do’anya : semoga do’a dari anak-anak lugu itu menjadi penghantar saya masuk ke dalam Syurga *khusyuk memohon, sangat ngarep* :p

Oh, nama beliau Bunda Elly, kok tahu? Wong ada namanya di layar TV itu kok.. :p namanya mengingatkan saya dengan seorang ustadzah keren yang ada di Bogor.. Hoho ~siapakah dia?. Beliau sedang berbicara tentang bagaimana orangtua menyikapi bakat atau cita-cita anaknya. Beliau terus berbicara secara monolog langsung ke kameramen, jadi berasa beliau ngomong langsung sama saya.. Haha 😀 dan dengan seketika saya duduk manis sambil terkagum-kagum dengan apa yang beliau bicarakan, “sangat bijak pendapatnya membicarakan hal tersebut”, pikir saya.

Hingga sampai pada kesimpulan akhir pembahasannya, ada 5 pesan dari Bunda Elly untuk para Bunda atau orangtua yang menyaksikan acara tersebut :

  1. Tanamkan dengan kuat, adanya Allah di dalam diri anak-anak, iman yang kuat akan membuat anak-anak tidak mudah patah (seperti peyek dan kerupuk) menghadapi jaman yang selalu berubah-ubah.
  2. Biarkan anak-anak memiliki pemikiran kritis.
  3. Tanyakan apa keinginan mereka, dan bantu membuka cakrawala mereka dengan pengetahuan.
  4. Dengarkan apa yang anak-anak utarakan tentang pendapatnya.
  5. Jadikan anak BERGUNA, bukan berhasil. Karena sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat untuk orang lain.

Sudah deh selesai acaranya, ternyata acara itu berjudul “Diary Bunda”, baru liat ada program TV seperti ini, bagus.. Dan recommended banget bagi orangtua-orangtua (yang masih) muda untuk mendidik anak lebih bijak lagi 🙂 *temasuk saya (calon) orang (tua) muda.. Hahay* 😉

Oke, itu aja sharing di sabtu pagi yang cerah ini, secerah hati saya -happyAlways- 😀 😀

dianyaa^^ | shining like a star.. ☆☆☆

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s