Lawas sih, tapi masih enak didengar :D


Lembayung Bali   –  (klik untuk download lagu)

Menatap lembayung di langit Bali
dan kusadari
betapa berharga kenanganmu
Di kala jiwaku tak terbatas
bebas berandai memulang waktu

Hingga masih bisa kuraih dirimu
sosok yang mengisi kehampaan kalbuku
Bilakah diriku berucap maaf
masa yang tlah kuingkari dan meninggalkanmu
oh cinta

Teman yang terhanyut arus waktu
mekar mendewasa
masih kusimpan senda tawa kita
kembalilah sahabat lawasku
semarakkan keheningan lubuk

Hingga masih bisa kurangkul kalian
sosok yang mengaliri cawan hidupku
Bilakah kita menangis bersama
tegar melawan tempaan semangatmu itu
oh jingga

Hingga masih bisa kujangkau cahaya
senyum yang menyalakan hasrat diriku
Bilakah kuhentikan pasir waktu
tak terbangun dari khayal keajaiban ini
oh mimpi

Andai ada satu cara
tuk kembali menatap agung surya-Mu
lembayung Bali

**********

Lagu ini masuk dalam playlist pekan ini di hape saya, sudah lama tersimpan di file music hp tapi memang baru saya dengarkan lagi, mungkin ini akibat efek suasana hati yang sedang merindu, yaa.. merindu pada sahabat. Mereka yang mengiringi kehidupan selain keluarga kandung, mereka adalah keluarga lain dimiliki.

Senda tawa – pertengkaran kecil bahkan besar – saling mengolok ataupun saling berlomba untuk memberikan kasih sayang yang luar biasa, begitulah sahabat.. mereka seakan mengetahui semua tentang diri saya, mungkin maksud saya adalah bobrok-bobrok-nya (aarrrgghh, namun tak sungkan saya untuk curahkan itu semua, kelak agar ada yang mengingatkan saya)

Marahan setelah itu baikkan kembali, kayaknya hal-hal seperti itu kekanakan sekali 😀 lucu tiap kali mengingat hal itu, tapi itu proses dalam persahabatan kan? proses untuk mengenal sahabat kita lebih dalam. Bagaimana cara menghadapi marah-nya, atau bagaimana cara menanggapi jutaan sayang dari seorang sahabat yang mengasihi kita. Betapa beruntungnya bisa merasakan semua hal didalam persahabatan. Mencari sahabat adalah susatu hal yang paling saya sukai, yaa.. sangat menyenangkan. Walaupun didunia ini ada fitrah, pertemuan dan perpisahan, jika hati sudah bertemu dengan hati.. maka jiwa akan menyimpannya sampai kelak ia berpisah dengan dunia.

Nikmati saja persahabatan yang kini terjalin, karena pertengkaran yang tiada maaf itu akan membawa penyesalan, kehilangan seorang sahabat itu menyakitkan, yang ada saat ini.. jagalah sahabat baik-baik, 🙂

Jakarta, 4 Oktober 2011
Dian Fitriah
..shining like a star..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s