outbond.58.2008


Ini tuh telat banget Press Release-nya, tapi tidak apa-apa deh.. lagi tidak punya berita yang “fresh”, jadilah yang lama bersemi kembali (?). Outbond ini merupakan outbond paling seru yang pernah saya dkk (dan kawan-kawan) adakan, dan yang paling seru outbond yang saya ikuti adalah outbond saat Tafakur Alam SMAN 58 Jakarta tahun 2005 (seingat saya), saat saya jadi siswa di kelas X, maklum masih lugu-polos-dan norak, jadi excited banget sama kegiatan baru.

Sebelum ngebahas pengalaman mengadakan outbond, ini saya kutip pengertian outbond dari salah satu website yang saya googling :

Outbound adalah kegiatan di alam terbuka. Outbound juga dapat memacu semangat belajar. Outbound merupakan sarana penambah wawasan pengetahuan yang didapat dari serangkaian pengalaman berpetualang sehingga dapat memacu semangat dan kreativitas seseorang. Oleh karena itu, Kimpraswil menyatakan bahwa outbound adalah usaha olah diri (olah pikir dan olah fisik) yang sangat bermanfaat bagi peningkatan dan pengembangan motivasi, kinerja dan prestasi dalam rangka melaksanakan tugas dan kepentingan organisasi secara lebih baik lagi.

(ngutip disini :http://widhoy.multiply.com/journal/item/15).

Nah berbekal pernyataan tersebut, saya dkk membuat suatu kegiatan agar adik-adik di ekstrakulikuler (yang dulu) saya bernaung mendapatkan motivasi, semangat, maupun kretifitas baru untuk mampu  menggerakkan roda kehidupan ekstrakulikuler selanjutnya. Tapi, tapi.. bukan karena pernyatan itu juga saya dkk mengadakan outbond ini, ini karena inisiasi kami sebagai alumni yang begitu sangat cinta (tidak buta) kepada adik-adik yang membutuhkan refreshing, dan jenuhnya sekolah (?) –> itu mah saya. Oke, mulai cerita dari awal yaa, siapkan ember, khawatir muntah dalam perjalanan..

Kegiatan ini di inisiasi oleh alumni perempuan (tangguh) di 2007, perlu di ketahui, kami baru saja memasuki dunia kampus (hore), ada yang di IPB-UIN-UI-UNJ, lintas kampus pokoknya, tapi karena temannya masih dikit jadi masih maen ama teman-teman SMA (?.. nggak juga deng 🙂 ). Dengan konsep sederhana, dan pengetahuan outbond yang sangat minim, modal Percaya Diri menjadi kekutan kami. Saya selaku ketua panitia merangkap acara mencoba mencari link-link terkait untuk mensukseskan acara ini. Telepon sana dan sini, ngobrol sama si dia dan mereka. Alhamdulillah akhirnya ada alumni pria yang notabene seorang tentara di negara Adil dan Sejahtera, bisa sharing sekaligus membantu kami dalam mengadakan outbond. Inget banget waktu itu janjian rapat di masjid UI sore-sore. Saya yang berburu waktu sepulang ngampus meluncur langsung menggunakan kereta ekonomi Bogor – Pondok Cina. Udah berusaha sampai sana sebelum maghrib, tepat banget sebelum maghrib datangnya, lebih tepatnya 5 menit sebelum maghrib 😦 walhasil rapatnya dipensing setelah maghrib. Mikir-mikir.. boleh nggak yaa rapat setelah maghrib, nanya ke mba-mba yang abis selesai rapat di serambi MUI. Dian : “Mba, hijabnya boleh dipinjam untuk rapat setelah maghrib?”, mba unknow : “Boleh mba, silahkan aja”, Dian : “Nggak apa-apa mba rapat setelah maghrib? nggak diusir?”, Mba unknow : “Nggak apa-apa de, dipakai saja”. Oke, fix boleh dipinjam. Saya dan teman permainan saya berseri-seri (ekspresi seneng banget). Setelah maghrib, kami bertiga (saya – teman sepermainan – kakak alumni seorang tentara di negara Adil dan Sejahtera) mulai merapat, si kakak membuka dengan salam “assalamu’alaykum wr.wb.” eh, dibalik kain sana ada yang menegur “maaf, di MUI ada peraturan dilarang ada kegiatan rapat setelah maghrib”, glek! tutup muka pakai tas, pengen banget kabur langsung tanpa pamit. Maluuu,  sudah diprediksi. Ih.. si mba-mba unknow tadi kenapa tidak bilang, ada peraturan jam malam disana.. *ah, mungkin dia juga tidak tahu, mungkin saja dia juga bukan mahasiswa sana. Akhirnya kami bertiga pulang tanpa dendam (?).

Oya, teryata Outbond itu terbagi menjadi 3 bagian :

  1. Low impact
  2. Middle impact
  3. High impact

Outbond yang saya dkk laksanakan termasuk yang middle impact, kalau mau perbedaannya apa aja, coba googling sendiri yee (biar penasaran.. hoho).  Permainannya ada :

  1. Ice Breaking,
  2. Spyderwap,
  3. Kotak sembunyi bom,
  4. Jaring merayap
  5. Tali monyet
  6. Intifadah

yang nomor 3 sampai 5, mohon maaf saya asal meberikan nama, beneran saya lupa apa nama gamesnya, pokoknya gitulah.

–jreng2.. ini hari H-nya–

setelah semua arena outbond siap (dibantu oleh pria-pri tangguh 2007), kami (panitia) beserta peserta melakukan apel siaga, suasananya dibuat menegangkan, dan serius, pokoknya bener-bener seperti mau berjuang di medan tempur. Saya di beri tugas untuk menjadi tokoh antagonis dan memimpin apel siaga saat itu, ajegile.. sebenarnya saya ingin sekali tertawa terbahak-bahak liat wajah peserta yang tegang, tapi mungkin saya lebih ingin menertawakan diri saya yang serem. Setiap pemimpin kelompok diberikan nyawa yang di permisalkan dengan air yang dimasukan dalam plastik dan diikat dengan tali setelah itu di kalungkan, bagaimana caranya kelom[ok itu harus melindungi nyawa tersebut agar tidak bocor. Klo bocor? basah. Trus, kesempatan menjadi pemenang sangat tidak dijamin.

Sebelum masuk ke arena outbond, saudari saya yang super Sanguinis memimpim ice breaking, diajak bermain-main dan bersenang-senang sebelum mereka nangis termehek-mehek (?).

Seluruh peserta ditutup matanya, kecuali pemimpin kelompok yang akan mengarahkan jalan mereka ke tempat / arena outbond masing-masing sesuai dengan petunjuk. Mereka akan melewati tahapan-tahapan outbond yang saya sebutkan diatas.

Kalau gambar di atas, itu adalah persiapan amunisi untuk Intifadah, semacam peluru untuk main perang-perangan.. hehe.

Selesai intifadha, peserta diuji kekuatan dan kekompakan dalam ekstrakulikuler, dipermisalkan dengan mereka saling membuta circle border, dan jika panitia dapat membuka circle border tersebut maka di analogikan mereka gagal dalam mempertahankannya.

di ending rangkaian kegiatan outbond ini, peserta mendapatkan Spiritual alert. Seluruh peserta berbaring, dan memejamkan mata. Lalu ada panitia yang membacakan Al-Qur’an surah Ar-Rahman, yang didalamnya mengingkat kita tentang “nikmat Tuhan yang mana-kah yang engkau dustakan?”, setelah itu seorang narator mencoba masuk kedalam alam bawah sadar mereka untuk mengingatkan tentang nikmat-nikmat yang Tuhan berikan namun dengan ke-sok-an yang kita punya ucap syukur menjadi suatu yang mahal, satu per satu saya liat mereka meneteskan airmata, jangankan mereka.. saya yang mendampingi saja ikutan meneteskan airmata (ketahuan jarang bersyukur).. hadeh. Dilanjut surah Yaasin, diingatkan lagi tentang per-saksi-an mulut-kaki-tangan terhadap apa saja yang mereka lakukan, aduh.. sungguh saya merinding mendengarkan lantunan surah tersebut, ditambah lagi dengan pembacaan puisi “Sakaratul Maut”, yang pembacanya adalah Juara 1 saat lomba loketa antar siswa se-Jakarta Timur.. tangan peserta ditetesi lelehan lilin yang diceminkan sebagai panasnya api neraka, dan panasnya lelehan lilin tersebut tidak ada apa-apanya di neraka, ish..

Setelah dibangunkan, mereka saling berpelukan. Sedang saya dkk mensenandungkan sebuah lagu nasyid “Untukmu Teman”, jadilah kita termewek-mewek 😦 huh.. ah, kebersamaan itu.. sangat dirindukan.

inilah kami, panitia dan peserta Outbond Keputrian SMAN 58 Jakarta. Unforgettable moment, and i really missing this moment and all people in those photos. Terimakasih kepada seluruh pihak yang terkait, kepada para Sherpa, yang telah membuat kami memilih jalan ini sebagai diyakini untuk lebih dekat dengan Rabb semesta Alam. :’)

Jakarta, 7 November 2011
Dian Fitriah
..shining like a star..

Iklan

2 pemikiran pada “outbond.58.2008

  1. waaah, asyik tuh outbondnya…
    hmm, terakhir ikut outbond setahun lalu, acara kemah akhir tahun, itupun jadi panitia, gak bisa merasakan indahnya beroutbond dan dikerjain… :mrgreen:

    salam kunjung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s