[kuliner] sop iga Mbak Par


Setiap saya berpergian, saya selalu mengagendakan untuk wisata kuliner. Walaupun lebih banyak kuliner yang dikunjungi nggak jauh-jauh dari Baso dan ice cream, tapi lumayanlah.. saya bisa mengoceh ria untuk hal tersebut. hehe 😀

Sabtu lalu, saya sempatkan untuk ke Bogor, setelah selesai menjenguk saudara yang dirawat di Cimande, Puncak.

Seorang sahabat yang menemani saya kala itu, mengajak saya untuk makan siang yang akhirnya jadi makan sore sodara-sodara.. saat itu saya dalam keadaan lapeeeerrr…

nay  : “dhay, makan sop iga Mbak Par yuk..”

dhay : “eh, dimana itu?”

nay : “lha? nggak tau? parah banget udah 3 tahun lebih menetap di Bogor, biasa lewatin juga”

dhay : “dih.. dimana deh? aku belum pernah makan sop iga mbak par”

uni : “itu dibelakang PP, pasti kamu tau, tapi kamu nggak ‘ngeh’ kali. Yang samping pecel lele”

dhay : “….^#^$$&!@???… beneran nggak tau”

oke, saya menjadi bahan bully-an saat perjalanan menuju Sop Iga Mbak Par saat itu oleh sahabat-sahabat saya yang aneh *ups! peace nay and uni*

saya sangat penasaran dengan sop iga itu, ah.. saya hanya makan sop iga buatan mamah, dan itu sudah paling enak. hihi..

sesampainya di SOP IGA MBAK PAR, and… “Voila! Voici la place!” ini dia, inilah tempatnya… yaa ampuinnnn, ini mah saya sangat tahu, tapi memang saat masa kuliah saya tidak berani mencoba jajanan baru, karena saya khawatirnya saya tidak suka, terus menyesal.. lalu trauma. huh, si dian mah emang begitu :p

SOP IGA MBAK PAR itu terletak di Jalan Malabar, persis dibelakang Pangrango Plasa yang sedang mati suri. Tempatnya tidak besar, biasa aja seperti lapak-lapak kuliner di sepanjang Jalan Malabar, yang menjadi pusat kegiatan mahasiswa Institut Pertanian Bogor yang kampusnya sekitaran Gunung Gede, Cilibende, dan Baranang Siang untuk makan, fotocopy, ngenet, dll..

saya yang notabene pernah ngekost di daerah malabar tentu harusnya tempat itu tidak asing lagi, tapi apalah saya yang dulu ketika ngampus hampir tiap hari jalan kaki disepanjang jalan malabar, nyatanya saya tidak tahu ada tempat makan seenak ini.. huks. Ingin mengulang masa kampus.

Saya dan nay, pesan sop iga + es teh manis untuk sore itu. Eh, beneran cepat sekali sop itu datang :

*maaf.. ini bukan gambar sop iga mbak par, saya hanya googling, tidak ada fasilitas yang mendukung saat itu untuk mengabadikan momen*

kuahnya bening, Iga-nya banyak, porsi nasinya juga lumayan. Ditambah sambel hijau yang sudah disediakan dan juga jeruk nipis, Huwooo,, maknyooos mamen! beneran ini enak banget, nggak kalah sama restoran-restoran gede. nggak percaya? cobain sendiri yak :p..

Tempatnya emang di pinggir jalan, tapi mudah-mudah kualitas oke. Pengunjungnya juga bukan hanya mahasiswa disana, tapi banyak juga golongan  mobil mewah yang parkir untuk ngicipin Sop Iga Mbak Par. Kayaknya nambah lagi hal yang akan selalu membuat saya kangen dengan Bogor : SOP IGA MBAK PAR. hehe. wah.. kalau ada pemiliknya mengetahui saya buat ulasan ini, saya bisa makan gratis ini disana *semoga Mbak Par punya blog dan suka blogwalking hingga kesasar di sini* <– semu!

Info : 1 mangkuk sop iga + nasi = Rp. 14.000

oke. kapan-kapan kita obrol-obrol lagi tentang kuliner. pengelaman kuliner saya masih minim.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s