sabtu(nduh)


Mimpi adalah bunga tidur. Pernah mendengar pernyataan itu kan? entah kapan saya menanam bunga itu, eh.. setiba-tiba aja dia tumbuh dan jadilah saya bermimpi(?). Bunga itu kan cantik, indah, dan enak dipandang, seperti saya *plak! siap-siap diceburin kelaut*. Kalau mimpinya baik menurut si orang tidur, maka pantaslah jika dibilang bunga, tapi kalau mimpinya buruk gimana? apa bisa masih disebut bunga tidur? ah.. tapi kurang enak juga jika dibilang Mimpi adalah Laba-Laba Hitam saat tidur. *lo tuh mau ngomong apa sih ian?*

okey. Sebenarnya.. hum, kasih tau nggak yaa.. begini, nggak ada hujan dan nggak ada petir malam itu (suatu malam-malam yang lalu), saya bermimpi aneh, tapi penasaran, juga suka. Eh, gimana yaa menyampaikannya.. kita mulai dengan membaca basmallah,,

dimimpi tersebut dikisahkan, saya sedang merapat dengan teman-teman, setelah itu salah satu dari mereka (ceritanya) mengajak saya ke hotel keren di ciracas (iya gitu diciracas ada hotel keren? aneh kan, iya aneh tuh). ternyata disana saya bertemu dengan Bang Ippho Santosa. Wah, saat itu saya berpikir akan ikut seminar 7 keajaiban rezeki. Ternyata itu seperti pra-seminar, saya diajak ngobrol tentang bisnis, jadilah saya duduk manis mendengarkan Bang Ippho berkoar-koar bagaimana caranya ekspansi bisnis, totalitas dalam pemasaran, keterkaitan ibadah dalam mendatangkan rezeki. Duh, sungguh saya pusing! *ternyata mimpi bisa pusing juga sodara*. Terakhir yang saya ingat, saya diminta bersabar akan suatu keberhasilan dalam bisnis, ia berjanji mengundang saya dalam seminar 7 keajaiban rezeki secara gratis, dan bilang.. nanti akan banyak investor yang menghubungi. *iya gitu? ah, hanya mimpi*

ketika terbangun saya ngikik-ngikik ria aja dikamar, meremehkan mimpi yang aneh, tapi terus berdoa semoga pesan Bang Ippho diakhir mimpi itu jadi kenyataan. huweew..

sepekan setelahnya, di hari sabtu yang biasa-biasa aja. saya lebih banyak dirumah untuk ngotak-ngatik laptop yang sakit-sakitan. eh, ada teman yang telepon, dia menanyakan prospek tentang bisnis saya, dan bla.. bla..bla.. hingga sampailah saya pada ocehan-ocehan istilah bisnis yang saya tidak memahaminya, diceramahi, dibodoh-bodohi, karena dia lebih banyak tahu tentang bisnis (tuh, kurang ajar banget punya teman kayak gitu, tapi dia baik). Setelah ngobrol pada alur yang membuat emosi saya fluktuatif juga secara signifikan sakit dikepala saya semakin menjadi-jadi, oh Tuhan.. saya pusing.

Setelahnya saya berpergian keluar, semoga diluar sana ada inspirasi yang menggoda untuk saya tangkap dan bawa ke rumah. Oh tidak! saya malah makin pusing, menyadari tantangan hidup kedepan akan lebih berat! *lebay lo ian. Kasur mana kasur.. pengen banget ngumpet dibalik selimut.

Sesampai dirumah, beberapa ‘master’ bisnis menghubungi saya, eaaa… ada apa ini bapak-bapak? kenapa kalian datangnya berbarengan, saya belum siap menjawab apapun tentang bisnis yang saya lakukan. Hanya 1 orang yang saya jawab, karena orang tersebut saya mengenalnya lumayan baik, dan juga pernah berkunjung untuk melihat produksi bisnisnya. Pada beliau saya curahkan semua kendala, dan kebingungan saya. Namun lama kelamaan saya mengantuk, berharap segera disuruh tidur. Diminta ketemuan untuk mengupas tuntas prospek kedepan adalah hal yang membuat saya mengantuk.

Dalam situasi gamang itu saya coba menghubungi teman saya yang -sok- sibuk. huh! udah pakai tarif lagi sekarang kalau konsultasi bisnis. jadilah saya mengambil selimut dan tidur.

mau berbisnis juga pakai ilmu, nona manis!

seakan-akan semua seperti sudah diskenariokan dengan baik, step-step yang saya buat sesuai, harusnya saya sudah siap dengan itu semua, namun saya butuh teman untuk sama-sama berbagi mimpi yang sebenarnya akan dibangun. ketemu mereka seperti semut berhadapan dengan gajah. okey, jauh banget! tapi mungkin ini cara Allah untuk membuat diri ini bertambah keilmuan dan memantaskan diri untuk naik ke level berikutnya. pernyataan terakhir Bang Ippho dalam mimpi, semoga jadi suatu letupan SMANGAT yang berloncat-loncat hingga membuat saya memacu gerak lebih cepat dari biasanya. okey, i’m ready!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s