lelaki untuk pertiwi


airmata menetes,
hati gemuruh menyesal
jiwa bergetar menafikkan

ini Bangsaku, ini Pertiwiku

hamparan ladang hijau nan luas,
hutan, gunung, sawah, lautan
satu kesatuan untuk bangsa besar nan gagah.

ini Bangsaku, ini Pertiwiku

terkuras, habis, lenyap..
menangis, mengais, berontak
rakyat malang tertindas

ini Bangsaku, ini Pertiwiku

disini aku bertemu,
disini aku bercita,
disini aku bercerita..
padamu negeri Pertiwiku.

sesosok cerdas, sesosok gagah nan hebat didepan mata.
ia membersamaiku dalam harapan,
dalam cinta, dalam mempersatukan Bahasa Bangsa dan Tanah Air.

Ini Bangsaku, ini Pertiwiku

ia datang dengan sejuta asa, ia datang dengan beribu smangat, ia datang dengan janji suci untuk Tuhan, Bangsa, dan rakyat Indonesia.

akan ku sampaikan, kuserahkan lelakiku untuk pertiwi yang makmur nan suci, demi suatu cita-cita.. gemah ripah loh jinawi.

Jakarta, 8
Mar’12
Internasional Women’s day!
*persembahan untuk Tuhan, Bangsa, dan Lelakiku.

Akhirnya saya mengambil keputusan yang sangat penting tentang peran seorang wanita adalah.. Bagaimana ia bisa membersamai lelakinya untuk mengoptimalkan potensi kebaikan dimanapun lelakinya berada. Termasuk mendukung lelakinya menjadi pemimpin Bangsa yang tunduk pada Tuhan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s