Kejutan, saya dapat surat ;)


Selasa pagi ini, nampak biasa-biasa saja, seperti Selalu lalu, atau hari-hari sebelumnya. Bahkan Selasa pagi ini saya nampak terburu-buru, karena sudah telat berangkat dari rumah, aah.. kebiasaan. Harusnya saya piket pagi, tapi begini neh kalau menajemen waktunya tidak terurus dengan baik, grasak-grusuk di pagi hari itu nampak sekali pada diri saya. Datang ke sekolah sudah bel, huhu, malu, anak-anak sudah baris rapi membentuk shaf shalat dhuha. Saya masuk dengan salam dan senyum-senyum, dalam hati berkata “nak, fokus nak.. fokus aja sama shalat dhuha mu, jangan pandangi bu dian” haha.

Saya langsung menuju tempat duduk saya, menormalkan ritme bernafas, dan juga mewanti-wanti pada diri sendiri, jangan terlambat bu guru!!

Mengecek laci meja, sudah menjadi aktifitas rutin tiap kali sampai di kelas. Taraaaa, saya kaget! Ada hiasan origami, surat, yaa.. saya dapat surat sodara-sodari :D. Perlahan saya ambil surat yang terdiri dari 3 bagian itu. Masih dengan posisi duduk dibelakang meja saya, masih juga mengatur nafas, saya baca kalimat demi kalimat isi surat dari tangan seorang anak berumur 8 tahun : Nadifa dan Priang.

Di dalam surat tersebut, banyak do’a yang tertulis, saya bahagiaa, saya terharu, karena ternyata ada kalimat yang bikin saya ingin sekali memeluk mereka segera. “aku sayang Bu Dian, aku sayang Bu Dian karena Allah. Alhamdulillah, Ya Allah terimakasih Kau telah sembuhkan kaki Bu Dian”. Mungkin karena do’a-do’a tulus merekalah hingga mengguncangkan langit, kaki saya bisa berjalan normal lagi, setelah sekitar 3 pekan yang lalu mengalami kecelakaan.

Tapi nggak jadi peluk –__–“ kan aneh kalau meluk mereka lagi shalat, ntar pada iri pengen di peluk juga, haha nggak deng, maksudnya nanti mereka teriak-teriak “Bu Dian alay, Bu Dian alay” aah, ini saya terlalu mengada-ada saja. Ckckck.

Sebelumnya, Nadifa sempat merekam do’a-do’a di handphone saya. Rekamannya selalu saya putar tiap malam, atau tiap kali saya kangen dengan murid-murid. Lebih pastinya sih, karena saya suka do’a-do’a yang terekam itu. se-su-a-tu. :p

Nah, perlakuan-perlakuan seperti ini neh yang membuat saya tak ingin berhenti dalam aktifitas mengajar. Istimewa banget. seperti sebelumnya, saya mengajar usia dini, lalu pindah jadi pegawai kantor, namun lagi-lagi.. saya lebih menikmati mengajar, yaa.. mengajar dan berwirausaha. Berinteraksi langsung dengan anak-anak itu seperti memberikan pertegasan dalam harapan, “20 tahun yang akan datang, mereka yang akan mewarisi perjuangan ini”. Perjuangan mencerdaskan anak bangsa, demi masa depan yang lebih cerah. Untuk Indonesia Tersenyum :).

Saat ini saya masih dalam proses menjadi pembelajar dan pendidik yang baik dan benar. Entah, skenario seperti apa yang Allah siapkan untuk saya. Proses belajar mengajar harus menjadi satu kesatuan dalam diri ini. Menerima lalu memberi.

Terimakasih nak, atas kejutan di selasa pagi ini. Bu guru akan balas semua ini dengan terus meningkatkan kapasitas diri sebagai seorang pendidik, semoga kelak ilmu yang kalian dapatkan bisa bermanfaat.

Love,
dianfitriah

Iklan

2 pemikiran pada “Kejutan, saya dapat surat ;)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s