keluh kesah yang meresahkan


Lagi-lagi, saya tuliskan pengalaman saya. Jadi maap-maap yaa, isi blog ini tuh yaa pengalaman saya, tapi semoga kita tetap cerdas menangkap hikmah yaa.

Jejaring sosial akhir-akhir ini makin di gandrungi penduduk dunia. Selain sebagai penghubung komunikasi jarak jauh dengan sanak sodara, berniaga, juga sebagai ajang aktualisasi diri *ini lho diri gue..* dan kadang aktualisasi diri itu yang berlebihan. Bikin saya males ngebacanya, tapi kebaca juga X_X Baca lebih lanjut

Iklan

semoga ‘masih’


Semalam saya sempat menulis di personal message blackberry messager, seperti ini:

“butuh lebih dari sekarung sabaaaar”

Kalimat itu luapan ekspresi, dari kedatangan seorang teman yang membawa proposal acara, dimana saya tercantum sebagai sie.acara tapi nggak tahu kalau ternyata acara itu yang seharusnya dilaksanakan november, diundur jadi bulan januari ini, dan dia bilang “tolong yaa cari dana ke t*lk*ms*l”.. What the?? Heey,, kok, kok. Baca lebih lanjut

aku, kamu, menunggu


:’) thanksforeverything..

garamgaramnova's

“sudah ku bilang menunggu itu membosankan, tapi kau memilih untuk tetap disini bersamaku!”

kata-kata itu terejawantah dari ketikan jari jemarimu. aku hanya bisa menanggapinya dengan senyum. senyum terbaik tentunya. hehe. kau tahu tidak? aku tidak pernah benci menunggu. setidaknya tidak sebenci orang-orang saat menuliskan hal-hal yang tidak disukai dalam hidupnya. menurutku, kita semua sedang menunggu. menunggu adzan shubuh memecah pagi, menunggu satu per satu mimpi yang akan terwujud, menunggu apakah kelak bisa mencicipi sungai-susu-sungai-madu itu. kita sedang menunggu.

pernah suatu hari aku datang ke sebuah kajian. karena acara dimulai ba’da ashar, sang Ustadz pun datang lebih awal agar tidak tertinggal sholat jama’ah. ternyata, dari waktu yang sudah ditentukan, peserta baru mulai berdatangan sekitar tiga puluh menit kemudian. bahkan tidak sedikit yang lebih dari itu. yup, acara ngaret. entah ini sudah direncanakan atau belum, akhirnya beliau mendahului taujih dengan sebuah cerita terkait menunggu. mungkin kau juga pernah dengar.

dikisahkan, suatu ketika…

Lihat pos aslinya 197 kata lagi

Titik Balik


Kesuksesan itu punya sejarah
Keberhasilan itu punya kisah

berawal..

Dari kepayahan
Dari ketidakberdayaan
Dari kegagalan
Dari ketidakmampuan

lalu..

Titik balik dalam hidup-pun terjadi

melalui..

Motivasi yang tinggi untuk berubah
Berani menghadapi tantangan
Bertekad kuat menyelesaikan
Usaha yang optimal
dan tak boleh lupa : panjatkan do’a.

Aah, saya merindukan titik balik menuju gelombang yang lebih tinggi.

Hanya saja, saat-saat ini perlu lebih banyak menyakini :
inna ma’al ‘usri yusronn.. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.