aku, kamu, menunggu


:’) thanksforeverything..

garamgaramnova's

“sudah ku bilang menunggu itu membosankan, tapi kau memilih untuk tetap disini bersamaku!”

kata-kata itu terejawantah dari ketikan jari jemarimu. aku hanya bisa menanggapinya dengan senyum. senyum terbaik tentunya. hehe. kau tahu tidak? aku tidak pernah benci menunggu. setidaknya tidak sebenci orang-orang saat menuliskan hal-hal yang tidak disukai dalam hidupnya. menurutku, kita semua sedang menunggu. menunggu adzan shubuh memecah pagi, menunggu satu per satu mimpi yang akan terwujud, menunggu apakah kelak bisa mencicipi sungai-susu-sungai-madu itu. kita sedang menunggu.

pernah suatu hari aku datang ke sebuah kajian. karena acara dimulai ba’da ashar, sang Ustadz pun datang lebih awal agar tidak tertinggal sholat jama’ah. ternyata, dari waktu yang sudah ditentukan, peserta baru mulai berdatangan sekitar tiga puluh menit kemudian. bahkan tidak sedikit yang lebih dari itu. yup, acara ngaret. entah ini sudah direncanakan atau belum, akhirnya beliau mendahului taujih dengan sebuah cerita terkait menunggu. mungkin kau juga pernah dengar.

dikisahkan, suatu ketika…

Lihat pos aslinya 197 kata lagi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s