Ramadhan Hari Ke – 2


Faidza ‘azamta fatawakkal ‘alallah..
Innallaha yuhibbul mutawakkiliin..

Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah.
Sungguh, Allah mencintai orang yang bertawakal.

QS. Al-imran : 159

Hidup ini sesuai dengan kebutuhan! Kalau sudah tidak ada kebutuhan lagi.. ya, mati. Gitu kah? *mungkin*

Tiap manusia terpilih secara khusus oleh Allah untuk hidup dan merasakan semua proses kehidupan. Bahkan ada default kehidupan yang sudah turun menurun.. aah, bukan.. memang sudah ritme-nya.

Sedang ada dimasa apa saat ini? Bayi.. anak2.. remaja.. dewasa.. tua? Nah.. ditiap fase itu kita mengalami prosesnya. Ini seperti membuka lagi memori otak saya saat masih masa kanak-kanak.. hingga kini.. masa dewasa. Klo masa bayi saya nggak ingat :p

Kata iklan Three.. jadi orang dewasa menyenangkan.. tapi susah buat dijalanin. Haha.. saya suka sekali iklan ini. Karena banyak anak kecil yang berlaga dewasa.. xixi. Ucul sekali mereka.

Dewasa itu menurut saya artinya mandiri. Mandiri diberbagai bidang kehidupan.. termasuk finansial. Saya ingat.. waktu masih kuliah di Bogor.. saya mengikuti training motivasi untuk mahasiswa gitu. Eh tiba2 trainernya nyuruh peserta untuk mengeluarkan hp dan meminta peserta untuk menuliskan sms ke ayah.. isinya bahwa saya (dan peserta lainnya) tidak perlu dikirimi uang lagi untuk biaya hidup. Weiits.. saya ragu tuh pas mau kirim sms ke ayah. Wuahh.. ntar dulu deh.. tinggal beberapa bulan lagi lulus kok saat itu.. setelah saya dapat pekerjaan baru saya siap terlepas dari ayah secara finansial.

Akhirnya saya simpan aja didraf hp. Hingga akhirnya di hari pertama gajian, sms itu saya kirim ke ayah. Dan balasan ayah hanya.. “yakiiin?” #pfff.

Sejak saat itu saya bertekad dengan kuat.. apapun yang terjadi dalam diri saya.. jika masih bisa saya usahakan sendiri, tidak perlu ada campur tangan orang lain. Saya terus yakinkan diri saya.. kalau sudah bertekad.. pasti akan Allah mampukan.

Allah memampukan dengan mendapat pekerjaan, gaji yang cukup untuk memenuhi kebutuhan, tenaga/fisik yang sehat untuk terus bekerja sebagai ladang ibadah juga. Tapiii ya.. selalu ada selipan ujian.. disaat saya memutuskan untuk meneruskan kuliah. Ya .. ini ujiannya. Lagi-lagi Allah kasih ujian dengan banyaknya pengeluaran.. satu harapan saya.. saya tidak berhutang. Saya sangat menghindari hutang-piutang karena efeknya banyak.. salahsatunya terganggunya silaturahim jika hutang-piutang terjadi masalah.

Dan hari ini saya belajar.. bagaimana seorang muslim itu harus bertekad dengan kuat terhadap urusannya.. konsisten dengan apa yang ia perjuangkan. Selalu ada jalan.. bagaimana Allah memampukan diri kita dari arah mana saja. Memberikan kita kemudahan diantara ujian-ujian yang dihadapi. Yang terpenting.. teruslah bekerja, berdoa dengan sungguh-sungguh, lalu kembalikan semuanya pada pemilik jiwa..

Setiap pilihan ada resiko, setiap resiko ada jalan keluarnya..
Bismillah.. kuatkan tekadmu!

Ramadhan penuh berkah, yakinlah ramadhan merupakan momentum meminta banyak keberkahan dalam tiap aktivitas yang dilakukan. Termasuk.. meminta solusi dari tiap ujian hidup yang sedang dihadapi.

πŸ™‚

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s