D&G’s poem #1


image

Mungkin rasa hati bisa disembunyikan..tapi kerling mata dan garis lengkung di bibir tak bisa dipaksa untuk berhenti mengagumi pesona.

Kerinduan bolehlah ditahan, namun rona merah cerah di pipi dan kegembiraan dalam nada suara, tak mampu dibendung untuk menyatakan asmara.

Itulah cinta, sebelum menikah.
Kadang bersambut, dan kadang terpatah

Ada yang berakhir indah, ada pula yang hanya menyisakan airmata, meninggalkan luka.

Ada yang terjaga dalam sebaik rahasia, ada yang tersibak sengaja.

Apapun kelanjutannya, sungguh akan menjadi berbeda ketika memasuki gerbang rumahtangga.

Saat janji suci terikrarkan, saat tak ada jarak yang memisahkan.

Tak ada dosa dalam tatapan, justru pahala dalam kemesraan.

Ketika ujian dan segala tantangan membadai dalam biduk dua insan, dan harus dihadapi diatas keteguhan janji atas nama Tuhan…

Itulah dimana cinta membuktikan kesejatiannya..
Maka cinta yang sejati, tak hilang karena berjuta perbedaan, maupun kekecewaan.

Ia bertambah kuat justru karena melewati masa-masa kesedihan dan hari-hari penuh rintangan.

Karena hanya dengan kepahitan, akan terasa hakikat manis sesungguhnya.

Hanya dengan kehadiran air mata, kita bisa terus menghargai derai tawa sebagai mutiara.

Selamat datang cinta,
Singgahlah disini sementara,
Sampai hari terakhir memanggil salah satu dari kita,
menuju keabadian syurga.

Inginnya merasa sakinah bersamamu..hingga nanti bisa kita lihat pelita..yang cahayanya diatas cahaya.

Uhibbukafillah..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s