36weeks pregnancy


AAHA! tiba juga di 9 bulan kehamilan, semua rasa campur aduk bak adonan kue yang siap dibentuk-bentuk.

Tanggal 12 Juli 2014 lalu saya kontrol ke bidan, kali ini jadwalnya udah 2 pekan sekali. Saya agak lupa seharusnya tgl 10 saya kontrol, tak apalah lewat-lewat dikit, hehe. Pas datang tetiba bu bidan bilang “dian, udah udah mules-mules ya?”.. hah? Saya kaget dong.. kayaknya belum nyampe 9 bulan deh. Saya jawab “belum bu, ini mau kontrol biasa aja”. Baru dateng dibuat deg2an, saya keingetan baju kaka’ yang belum di cuci, perlengkapan menyambut debay ada yang belum di beli, belum beresin kamar, dll. Aaaaak, bikin kaget deh.

Seperti biasa saya diperiksa Berat Badan, ternyata tidak naik dari 2 pekan yg lalu, masih 56kg. Periksa tensi darah, alhamdulillah selalu normal. Periksa tinggi fundus untuk menentukan usia kehamilan, besar dan berat janin. Diperkirakan berat janin ketika lahir nanti 2,8-3kg. Udah amanlah untuk bisa lahiran normal. Oiya, periksa yang paling saya nanti-nanti adalah periksa denyut jantung bayi.. saya sangat excited untuk bener-bener terfokus pada bunyi yang dikeluarkan dari alat, semakin kesini saya semakin handal untuk mengetahui mana suara denyut jantung debay. Setelah dicari-cari saya langsung reflek “itu suaranya.. posisinya lagi bagus ya bu?”, “wah.. dian makin jago nebak mana suara jantung diantara banyak bunyi dalam perut”.. hoho, yes! Hadiah dimsum buat dian. *khayalan*

Oiya sebelumnya diakhir Juni saya tes lab untuk cek Hemoglobin, salah satu syarat lahiran normal adalah HB minimal 11. Alhamdulillah pas dicek HB saya 13,5. Sebenarnya, saya agak parno klo mau tes lab begitu, takut ada yang ‘nggak normal’. –__–”

Hasil lab cek HB saya serahkan ke bu bidan, bidan saya ini cukup rapi, semua hasil USG atau cek lab ama beliau di jepret di buku kehamilan, katanya “biar nggak tercecer, riwayatnya jelas”. Tambahan, ini juga sebagai bahan tugas akhir saya, hehe.

Setelah semua pemeriksaan selesai dan sudah dicatat dibuku pemeriksaan, saya dikasih vitamin ibu hamil, kalsium dan lancar ASI untuk merangsang pembentukan ASI dalam payudara. Untuk lancar asi sudah diberikan ketika kehamilan saya 8 bulan.

Terakhir saya dan bu bidan melakukan perjanjian untuk USG di pekan berikutnya. Karena di bidan tidak ada fasilitas USG, saya harus ke DSOG di RS. BUDI LESTARI Bekasi, kebetulan bidan saya ada kerjasama dengan rumah sakit tersebut, dan rumah sakit Awal Bros (cuma sekali ke RS ini pas pertama kali USG, di usia kehamilan 3 bulan, alasan pindah ke Budi Lestari krn tidak antri dan layar USG ada 2 untuk DSOG dan Bumil, hehe. Itu aja sih. Klo dari harga USG paket bidan lebih murah di RS. Awal Bros).

》》》》》

Tanggal 22 Juli 2014, tiba saatnya saya melihat debay di layar monitor, yeay!

Saya dan cowo saya nyampe di RS. Budi Lestari jam 11.30, menyerahkan surat rekomendasi dari bidan untuk di data, lalu bayar ke kasir. Untuk USG paket bidan harganya Rp. 123.000, untuk cetak hasil USG tambah Rp.34.000). Seharusnya saya USG bareng bu bidan juga, tapi qadarullah.. bu bidan ternyata kedatangan pasien, dan ga bisa ditinggal. Tak apalah.

Sebelum USG saya di cek tensi darah, ini jadi periksaan wajib ya kalau ke tempat pelayanan kesehatan, hehe. Dan, baru kali ini dong tensi saya normal, biasanya kalau mau USG tensi saya selalu rendah, padahal kalau cek di bidan normal terus. Entah karena kecapean atai karena saya deg2an tiap kali mau liat debay dilayar monitor. X_X

Dr. Marlina, dsog. Adalah dokter yang menjadi pilihan saya untuk USG, selain karena komunikatif, beliau orangnya santai, dan selalu menguatkan. Itu menurut saya selama berinteraksi sama beliau.

USG pun dimulai, alhamdulillah debay sehat wal afiat, posisinya sudah dibawah, air ketuban juga masih normal, kepalanya sudah masuk, jadi sudah tidak berenang lagi debay. Tapi posisi debay masih telentang wajah menghadap dinding perut, untuk persalinan normal, posisi debay harus tengkurep wajah menghadap kebawah, gitu penjelasan DSOG nya. Ternyata ada satu lilitan juga, tapi DSOG menguatkan, “semoga lilitannya longgar ya biar bisa persalinan normal, masih bisa berubah-ubah kok, masih ada waktu” begitu katanya.

Bismillahirrohmanirrohim.. saya optimis bisa lahiram normal. Saya yakin debay bisa berubah posisi hingga ke posisi terbaik dan satu lilitan itu longgar dan tidak menyulitkan untuk persalinan normal.

Menuju persalinan ini, saya dan cowo saya makin sering ajak debay ngobrol, agar sama2 berjuang untuk persalinan normal nanti. Hihi, lucu juga klo lagi ngobrol.. gerak-gerak muluk, saya dan cowo saya makin ga sabar mau bertatap wajah langsung ama debay. Huwaaaah!

Siapapun yang baca postingan saya ini, doakan yaa,, doakan saya bisa persalinan norma, sehat wal afiat, sempurna.. pokoknya yang lancar aja deh. Walaupun rasa sakit pasti akan dialami, saya yakin semua rasa sakit hilang seketika saya melihat debay dan mendengar tangisan pertamanya. ^^/

Thanks,
Dian.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s