Mata Rantai Menulis


“Bukan karena organisasinya, tapi coba ditelaah kembali mata rantai fikrahnya” – statement seseorang setelah membaca buku tentang sejarah perjalanan organisasi massa di Indonesia, ia tuliskan dalam sebuah milis.

Hmm, menarik. Saya mulai mendapatkan pencerahan. Bahwa benar, jika buku adalah jendela dunia. Buku itu ada, jika ada yang menuliskannya. Siapa? Ya kita!! Mulailah menuliskan, minimal sejarah kehidupan kita. Kelak, itu akan menjadi cerita menarik untuk anak dan cucu kita, bahkan lebih dari itu, kita sebagai mata rantai sejarah, dari waktu yang terus berjalan.

Baca lebih lanjut

Iklan

Beautiful life is Family :)


Sederhana saja, sumber kebahagiaan dalam hidup itu, salah satunya bisa berkumpul bersama keluarga, lengkap!

suatu saat nanti, entah kapan.. akan ku kabarkan padanya : “ini keluargaku, menikah denganku itu berarti mencintai diriku karena Allah dan mencintai keluargaku seutuhnya juga karena Allah”

Jakarta, 5 September 2011
Dian Fitriah
..shining like a star..

#catatanmalam1


Let’s sing :
“selamat tinggal masa lalu, aku kan melangkah…”

Entah apa yang akan terjadi esok hari, saya ingin mengucapkan : “SELAMAT TINGGAL MASA LALU, dan SELAMAT DATANG MASA DEPAN”

Setiap manusia mempunyai jalan kehidupan masing-masing, disadari atau tidak, ternyata kehidupan itu penuh dengan lika-liku, yaa.. Biasa kita sebut lika-liku kehidupan. Disuatu masa kita mengalami masa yang kelam, disuatu masa juga kita mengalami kejayaan. Tapi yang patut kita sadari, tidak ada yang menginginkan masa kelam. Jika terlanjur sudah, itu ada adalah takdir, dan jadikan pelajaran.

Begitupun dengan saya, 22tahun sudah menjalani kehidupan. Tak lepasnya pasang-surut kehidupan menghampiri. Apapun yang terjadi dimasa lalu, yaa.. Cukuplah menjadi bahan untuk mengevaluasi diri. Jika adanya masa kelam, tak perlu saya sesalkan sampai terus bersedih hati, namum.. Perbaiki, dan perbaiki.. harapan saya, saya menjadi pribadi yang lebih terjaga, berhati-hati, dan bersemangat terus memperbaiki diri.

Kesedihan itu pasti ada, namun.. Apa kita akan terus pada masa kesedihan? Sedang Allah begitu adil, dengan memperkenalkan kebahagiaan untuk setiap manusia. Kita patut berbahagia kawan! Maka pilihlah jalan kebahagian itu.

Jakarta, 8 Agustus 2011
Salam penuh bahagia dan syukur,

dianyaa^^ | shining like a star.. โ˜†โ˜†โ˜†

Sepekan yang lalu, dan..


“Berdakwah dengan penuh kesungguhan (Jiddiyatud Dakwah), tidak berlambat-lambat, atau berleha-leha terhadap agenda dakwah yang telah ditetapkan, atau dengan teganya kita berpangku tangan ketika melihat yang lain sibuk dan bergegas.”

Sepekan lalu merupakan masa libur dari kegiatan bekerja di kantor. Awal-awal, saya memperkirakan sepekan itu masih masa libur anak-anak sekolah SMP dan SMA, namun ternyata sudah masuk awal ajaran baru, agak ada sesal di hati ini, merasa tidak ada persiapan untuk keperluan dakwah sekolah. Tapi ternyata, alhamdulillah.. Allah tunjukkan banyak hal, satu-per-satu urusan dibukakan, rasanya saya tak sabar ingin bergegas menyelesaikannya. Hingga, hari demi hari tersusun agenda yang akan saya lalui.

Sebelum berlibur, saya mendapati diri saya dalam keadaan ‘iri’ terhadap teman-teman yang sangat disibukkan dengan agenda-agenda dakwah sekolah, mengurus ini dan itu, sedang saya.. saya masih mendapati diri saya, berlum ada apa-apa dibandingkan dengan mereka. Iri.. yaa, sangat iri. Mereka begitu totalitas, sesibuk apapu dalam mengurusi skripsi, atau yang lainnya. Walaupun kadang saya suka membuat diri ‘agak dalam keadaan tenang’ dengan berfikir : “Santai aja ian, kan dirimu kerja dan itu juga demi ongkos dakwahmu”. Namun, segera saya hilangkan pikiran itu, kalau sering-sering berfikir dengan keringanan, nanti terbiasa meringankan diri absen dalam agenda dakwah.

Maha BaikNya, yang memberikan saya banyak teman-teman yang Jiddiyatud Dakwah nya sangat mengagumkan diri saya, hingga saya ikut terbawa arus yang deras dalam agenda-agenda dakwah bersama mereka. Tak saya temui diri saya dalam keadaan benar-benar LIBUR, hingga membuat saya makin meyakini pernyataan : “Dakwah akan meminta waktumu lebih banyak”.

Dan hari ini, mulai lagi beraktifitas di kantor. Saya menemukan lagi wajah-wajah ceria penuh kebahagiaan, yang membuat saya makin bersemangat, bahwa hidup ini memang akan dipertanggungjawabkan di akhirat, maka bergegaslah dalam kebaikan, sebar senyum – salam – sapa pada semua orang ๐Ÿ˜€ dan pastikan bahwa tiap interaksi yang kita lakukan baik dengan manusia ataupun dengan Rabb pencipta Aalam semesta ini, merupakan interaksi-interaksi yang penuh dengan kebaikan dan kebermanfaatan. Mari jadikan waktu interaksi kita, menjadi waktu berkualitas ๐Ÿ™‚

Semoga kita (penulis dan semua pembaca) menjadi seorang hamba yang selalu bergegas dalam kebaikan, seperti firman Allah dalam Surat Al-Muโ€™minun Ayat 61:
ุฃููˆู’ู„ูŽุฆููƒูŽ ูŠูุณูŽุงุฑูุนููˆู†ูŽ ูููŠ ุงู„ู’ุฎูŽูŠู’ุฑูŽุงุชู ูˆูŽู‡ูู…ู’ ู„ูŽู‡ูŽุง ุณูŽุงุจูู‚ููˆู†ูŽ
“mereka itu bersegera untuk mendapat kebaikan-kebaikan, dan merekalah orang-orang yang segera memperolehnya”.

Cukup menyadari bahwa dakwah ini adalah WAJIB, lalu paksakan diri. In ahsantum, ahsantum lianfusikum, jika kamu berbuat baik, maka sebenarnya kamu sedang berbuat baik untuk dirimu sendiriโ€ฆ

Jakarta, 18 Juli 2011
Dian Fitriah
shining like a star..

seterbuka ini,, :D


Alhamdulillah.. Legaaaa banget rasanya bisa ngobrol santai sama mamah sampai se-terbuka ini. Membicarakan banyak hal tentang kehidupan, tentang aktivitas, tentang diri ini.

Beberapa hari ini, memang saya sedang mencari-cari momen untuk ngobrol sama mamah. Tapi sering kali saya urungkan, karena aktifitas saya banyak sekali berada diluar rumah, pas pulang sudah dalam keadaan letih, dan mamah pun juga. Namun malam ini, sambil nonton JustAlvin.. Tiba-tiba saja mamah membahas hal-hal yang ingin saya bahas. Ah.. Amazing! Mamah tau apa yang ingin saya bahas walaupun saya belum berbicara.

Nasehat demi nasehat keluar dari mulutnya yang mujarab akan do’a. Beliau bercerita banyak hal tentang masa muda beliau, beliau juga banyak bercerita tentang kehidupan yang beliau jalani. Mamah hebat! Yaa.. Setiap mamah itu hebat, punya caranya sendiri untuk mengerti anak perempuannya. Momen ini akan selalu saya rindukan, sangat!

Jadi ingat pesan mamah : “Jadi anak muda itu harus ceria”, dan pesan ini selalu melekat dalam diri saya. Jika ada sesuatu hal yang membuat saya murung, saya akan bergegas menghapus itu semua, karena tak ingin, sungguh.. Saya tampakan wajah penuh kesal dan sesal dihadapannya seutuhnya.

“Mah, dian sayang mamah, sampai seterbuka ini pembicaraan kita, dan dian sayang mamah seutuhnya :-* “

Sampaikanlah pada ibuku, aku pulang terlambat waktu, ku akan menakhlukan malam dengan jalan pikiranku.. – Gie.

Rasanya memang tak sanggup saya tatap wajah lembut penuh kasih sayang ini, jika saya pulang terlarut malam karena harus lembur dikantor atau ada rapat dimalam hari, jika saya pergi keluar rumah terlalu lama, dan.. Yah.. Banyak hal hingga beliau bilang “kapan ada waktu dirumah sama mamah ian?”. Langsung aja saya stress tingkat tinggi dapat pertanyaan itu. Allah.. dzalimkah saya? Menjadi perempuan satu-satunya dirumah, memang seharusnya saya punya waktu lebih banyak bersama mamah, agar ia tidak kesepian melihat betapa ‘sibuk’nya anak perempuan yang satu ini.

“Maaf mah..”

Do’akan anakmu, merundukan diri dengan ilmu, dan bermanfaat bagi diri dan masyarakat.

“Berikan restumu mah..”

Karena ku tahu, restu Allah bergantung pada restu orangtua.

Semoga segala proses kehidupan dan aktifitas kebaikan ini, tak pernah luput dari iringan do’a darimu..

Jakarta, 10 Juli 2011

Baiti Jannati

dianyaa^^ | shining like a star.. โ˜†โ˜†โ˜†

lebih optimal..


Lebih optimal..
Lebih optimal..
Lebih optimal..

Itu saja yang seharusnya di pikirkan tiap harinya..
Untuk ibadah,
Untuk kinerja,
Untuk persiapan menghadap langsung padaNya..

Tak ada yang lebih harus disiapkan, selain pertanggungjawaban.
Tidak.. Tidak ada selain itu,ukhty!!
Semua.. Saat awal, saat perjalanan, saat akhir.. Proses di masa-masa itu yang harus dipertanggungjawaban.. Ini yang biasa saya sebut sebagai seni menjemput husnul khotimah ๐Ÿ™‚

Mari berupaya, mari lebih optimal..
Mari berusaha lebih baik lagi..
*dothebest,ukhty*

dianyaa^^ | posting melalui WordPress untuk Blackberry