Senin, hari ini.

Tag

,


Pagi.

Tengah malam, sekilas saya lihat hp, ada sms.. berita orang meninggal, terus tidur lagi. Bangun lagi, dan kali ini beneran nggak pake tidur lagi. Lihat hp lagi, banyak notification, ealah.. ini hp rajin banget sih nimbun notif. Diantara puluhan notif, ada sms yang masuk, masih dengan tema yang sama ‘berita orang meninggal’. Baca, belum ‘ngeh’, baca lagi.. setengah ‘ngeh’, baca lagi.. Ya Allah.. innalillahi wa inna illaihi roji’un.. Pak Jayaaaaaaaaaaaaa.

Continue reading »

Hey…kamu entitas otonom lho :)

Tag


Dan saya belajar, terkadang bukan bebannya yang terlalu berat, tapi bebahu kita yang belum terlalu kuat.

Setiap org punya kelebihannya masing-masing, tinggal bagaimana ia bisa mengoptimalkannya, hingga bisa saling menyinari satu sama lain.

karena seperti kata seorang saudara saya, “rival yang hebat, akan membuat kita menjadi lebih sehat”. :)

Be yourself coz anybody else are taken.

Paling nggak demen makanya sama yang memulai percakapan dengan “gimana biar bisa kayak si A, gimana biar kayak kaka?”.
Hey…kamu entitas otonom lho :)

Continue reading »

LDKI 2012

Tag

,


Jakarta – 5 Mei 2012, merupakan awal momentum baru bagi adik-adik kelas 12 ROHIS SMAN 58 Jakarta untuk mempersiapkan diri menjadi pengurus ILUNI ROHIS 58 (Ikatan Alumni Rohani Islam 58 Jakarta). Acara ini dilaksanakan di Villa As-syafi’iyah Cilangkap Jakarta Timur milik seorang ustadz.

Peserta yang berjumlah 23 orang ini berkumpul jam 7 pagi di Jalan As-Syaf’iyah bersama alumni. Mereka berjalan sekitar 1 kilometer menuju villa tersebut. Sampai di villa, peserta melaksanakan aktifitas ibadah (shalat dhuha, tilawah, dll). Selanjutnya, penyampaian materi pertama tentang Peran ADS (Aktivitas Dakwah Sekolah) dan Urgensi Dakwah Sekolah, oleh Rahmat Budiyanto alumni SMAN 58 Jakarta angkatan 2009. Materi ini diberikan kepada peserta bertujuan untuk memberikan pemahaman tetang peran alumni dalam menyukseskan aktiitas dakwah sekolah, sehingga kewajiban alumni 2 tahun menjadi ADS SMAN 58 Jakarta dapat mereka penuhi karena pemahaman mereka akan peran serta tersebut. Menjadi ADS 58 itu tandanya, 2 tahun setalah lulus SMA maka ia tetap melaksanakan aktifitas dakwahnya ke sekolah. Setalah 2 tahun berlangsung, maka mereka diberikan pilihan untuk bisa aktif ke dakwah kampus, dakwah profesi, dakwah masyarakat, atau tetap menjadi aktifitas dakwah sekolah. Mendampingi adik-adik pengurus @rohis58 selama 2 tahun hingga mempersiapkan mereka kembali menjadi pengurus rohis dan pengurus ILUNI Rohis 58, yaa.. pewarisan. Itu yang menjadi tujuan utama 2 tahun alumni menjadi ADS.

Continue reading »

Jum’at di As-Syifa

Tag

, ,


Alhamdulillah setelah sekitar 4 pekan di hari Jum’at saya tidak mengunjung adik-adik , pekan lalu di hari Jum’at (4 Mei 2012) saya bisa bertemu mereka, ah.. bahagianyooo. Baru masuk Masjid As-Syifa, masjidnya SMPN 9 SSN Jakarta, sudah disajikan lantunan tilawah Qur’an dari seorang adik laki-laki, entah siapa, saya belum mengenalnya, saya juga belum tahu dia kelas 7 atau kelas 8. Terenyuh banget hati ini, suaranya bagus banget saat membaca al-Qur’an, jelas, bersih, dan lantang. Disaat teman-teman yang lebih banyak mengobrol atau mendiskusikan sesuatu hal, dia asyik bertilawah. Saya ingin mengabadikan momen itu, dia mengakhiri tilawah Qur’annya.. *Yah.. tahu kali yak, ada kakak alumni yang suka banget melakukan candid camera*.

Continue reading »

kultwit @malakmalakmal tentang #Gender

Tag

, , ,


01. Wacana kesetaraan  #Gender kembali mengemukan setelah RUU-nya diusung kembali.

02. RUU itu bernama RUU Keadilan dan Kesetaraan #Gender. Pengusungnya siapa lagi kalau bukan feminis-liberal.

03. Masyarakat Indonesia, termasuk umat Muslim, banyak yang terkecoh dengan istilah ‘kesetaraan #Gender’ ini.

04. Oleh karena itu, kita perlu memahami dengan baik wacana #Gender ini.

05.  #Gender berbeda dengan jenis kelamin. Jenis kelamin dibedakan oleh organ tubuh dan fungsi biologis. Sudah jelas.

Continue reading »

Deux C’est Mardi


New Catattan hati seorang Bunda Guru

———————–

Selasa di beberapa minggu yang lalu, tidak ada yang beda dari sebelumnya. Di Selasa maka saya akan mendedikasikan secara penuh untuk mengajar. Saat itu yang berbeda adalah saya akan pulang lebih awal, karena kondisi tubuh sedang kurang fit. Pagi dimulai dengan belajar tahsin, seperti biasa anak-anak berkelompok menuju guru yang akan mengkoreksi bacaan qur’an mereka. Begitupun dengan saya, saya khusus mendampingi anak yang akan saya koreksi dan mengajarkannya rangkaikan huruf-huruf hijaiyah di buku tahsin Utsmani untuk anak-anak.

Continue reading »

Mata Rantai Menulis

Tag

, , , ,


“Bukan karena organisasinya, tapi coba ditelaah kembali mata rantai fikrahnya” – statement seseorang setelah membaca buku tentang sejarah perjalanan organisasi massa di Indonesia, ia tuliskan dalam sebuah milis.

Hmm, menarik. Saya mulai mendapatkan pencerahan. Bahwa benar, jika buku adalah jendela dunia. Buku itu ada, jika ada yang menuliskannya. Siapa? Ya kita!! Mulailah menuliskan, minimal sejarah kehidupan kita. Kelak, itu akan menjadi cerita menarik untuk anak dan cucu kita, bahkan lebih dari itu, kita sebagai mata rantai sejarah, dari waktu yang terus berjalan.

Continue reading »

SELAMAT PAGI INDONESIA!!


Selamat pagi, Indonesia, seekor burung mungil mengangguk
dan menyanyi kecil buatmu.

aku pun sudah selesai, tinggal mengenakan sepatu,
dan kemudian pergi untuk mewujudkan setiaku padamu dalam
kerja yang sederhana;

bibirku tak biasa mengucapkan kata-kata yang sukar dan
tanganku terlalu kurus untuk mengacu terkepal.

selalu kujumpai kau di wajah anak-anak sekolah,
di mata para perempuan yang sabar,
di telapak tangan yang membatu para pekerja jalanan;

kami telah bersahabat dengan kenyataan
untuk diam-diam mencintaimu.
pada suatu hari tentu kukerjakan sesuatu
agar tak sia-sia kau melahirkanku.

seekor ayam jantan menegak, dan menjeritkan salam
padamu, kubayangkan sehelai bendera berkibar di sayapnya.

aku pun pergi bekerja, menaklukan kejemuan,
merubuhkan kesangsian,
dan menyusun batu-demi batu ketabahan, benteng
kemerdekaanmu pada setiap matahari terbit,

o anak jaman yang megah,
biarkan aku memandang ke Timur untuk mengenangmu

wajah-wajah yang penuh anak-anak sekolah berkilat,
para perepuan menyalakan api,
dan di telapak tangan para lelaki yang tabah
telah hancur kristal-kristal dusta, khianat dan pura-pura.

Selamat pagi, Indonesia, seekor burung kecil
memberi salam kepada si anak kecil;
terasa benar : aku tak lain milikmu

-Sapardi Djoko Damono-

Basis
Thn. XV – 4
Januari 1965

“khawatir”

Tag

, , ,


Kadang kala SMANGAT yang mengebu-gebu, bisa tiba-tiba hilang. Hanya karena rasa “khawatir” yang berlebih. Seperti pada suatu malam, sms panjang tentang “AJAKAN KEBAIKAN” sudah terketik panjang lebar, hingga tiba-tiba rasa “khawatir” berlebih itu datang dan membuat SMSnya tertahan.

Apa setiap niat baik kita harus tertunda gara-gara rasa “khawatir” berlebih mendominasi diri kita? Lalu kapan akan dilakukan? Yaa, lalu dengan pasrah, kita tersadar : kadang kebaikan itu tidak bisa dilakukan sendirian, itu terlalu berat. Bersama-samalah.

Rasanya dikepala ini begitu banyak bintang yang bergerak – gerak, ingin segera di berikan kepada semua orang. Agar kita semua bercahaya, seperti setianya cahaya bintang kepada malam yang gelap.

Kenapa bintang? Karena bintang berbaik hati kepada manusia, memberikan penerangan. Agar malam yang gelap itu tidak membuat manusia takut tersesat dalam berjalan mencari-cari dimana Tuhannya berada.

..cukup menengok kelangit, maka.. Bintang tersenyum dengan pancaran cahayanya. Tanda, Allah itu ada.

Mari kita akhiri meracau ini, masa depan masih suci. Semoga Allah berikan kita hidayahNya, melalui perantara-perantara yang terbaik. :)

Jakarta, 13
April’12
..kemarin malam saat #meracau di twitter,
disaat rangkaian kebaikan-kebaikan itu tertunda.
karena sejatinya, memang hanya seizinNya.
B E R S A B A R!!

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 25 pengikut lainnya.